Youtube Berencana Meluncurkan Fitur Incognito Mode

Pada umumnya semua orang sudah pasti mengetahui apa itu Youtube. Hampir semua video yang kita lihat setiap hari di televisi kita bisa kita lihat kembali melalui Youtube. Seperti yang kita ketahui secara umum, Youtube  adalah situs web penyedia berbagai macam video mulai dari official video klip sampai film serta video-video yang dibuat sendiri melalui channel youtube mereka masing-masing.

Saat ini Youtube berencana dengan menguji fitur Incognito Mode. Fitur tersebut bisa digunakan untuk para pengguna youtube untuk menyembunyikan jejak aktivitas di Youtube. Fitur ini juga sama dengan fitur yang ada pada Browser, intinya saat kita ingin mengakses youtube dengan mode Iconigto, maka segala aktivitas tidak akan dicatat oleh youtube.

Dampak dari fitur ini selain tidak adanya riwayat atau history, maka para pengguna yang menggunakan fitur ini juga tidak akan mendapatkan dan melihat iklan atau video yang berkaitan dengan video yang dilihat sebelumnya. Dan saat menggunakan fitur ini, Foto Profil pada akun youtube akan diganti dengan logo Google Incognity.

Dengan demikian, Youtube pun memberikan peringatan jika sudah menggunakan Incognity Mode, semua aktifitas yang dilakukan oleh pengguna masih bisa dilacak oleh perusahaan penyedia layanan internet.

Dan sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti kapan fitur Incognity Mode, akan mulai diluncurkan pada semua pengguna Youtube didunia. Youtube juga belum bisa memberikan komentar resmi mengenai penerapan fitur baru ini.

Selamat Jalan Nathan Evan dan Sejumlah Anak Dalam Aksi Bom Bunuh Diri di Surabaya

Sejumlah anak dilibatkan dalam aksi pengeboman tiga gereja di Surabaya dengan pelaku satu keluarga dan memakan korban kurang lebih 12 orang termasuk anak-anak. Pelaku peledakan bom, Yusuf (17) dan adiknya, Firman (15) melakukan aksi bom bunuh diri yang mengakibatkan Evan dan Nathan serta beberapa anak kecil lainnya meninggal dunia.

Diwaktu yang bersamaan korban dan kedua pelaku tiba di gereja Santa Maria Tak Bercela. Evan dan Nathan baru saja turun dari mobil ayahnya, Evan menggandeng adiknya Nathan menuju kegereja sedangkan Yusuf dan Firman tiba digereja dengan menggunakan sepeda motor. Bom pun akhirnya meledak dan Evan dan Nathan terhempas karena ledakan tersebut.

Berikut anak-anak yang meninggal dunia karena ledakan tersebut termasuk anak dari pelaku pengeboman di tanggal 13 Mei dan 14 Mei 2018:
1. Vincencius Evan, 11 Tahun.
2. Nathanael, 8 Tahun.
3. Yusuf Fadhil, 17 Tahun.
4. Firman Halim, 15 Tahun.
5. Fadhila Sari, 12 Tahun.
6. Famela Rizqita, 8 Tahun.
7. LAR, 17 Tahun.
8. Muhammad Dafa Amin Murdana, 18 Tahun.
9. Muhammad Dary Satria Murdana
Dari ke-9 anak-anak yang meninggal tersebut selain Vincencius dan Nathanael, mereka merupakan anak-anak pelaku terorisme.

Dari kejadian ledakan dari aksi bom bunuh diri ini banyak ucapan berbelasungkawa dan selamat jalan serta doa untuk Evan dan Nathan. Berikut akan kami lampirkan beberapa komentar dari salah satu akun official Facebook dari BBC Indonesia untuk menguatkan Wenny, ibunda dari Evan dan Nathan, diantaranya:

Lala Ling menuliskan, “Saya sangat sedih dan kata2 yg hanya bisa terucap turut berduka cita yg sangat mendalam. Klw ibu weny bisa memaafkan tp bagi saya tidak karena kejahatan terorisme sungguh biadab akibat dari pengaruh ayat2 suci mereka yg memicu itu semua klw mereka tdk merevisi dan mengkoreksi ayat2 suci mereka yg mereka suka pakai utk memprovokasi umat maka hal ini tdk akan berakhir. Namo Amituofo“.

Selain itu, Jocelyn Joline menuliskan, “Salut sama ibu ini. Nerima kehilangan 2 anak sekaligus secara mendadak itu sudah berat, apalagi bisa mengampuni pembunuhnya. Semoga cepet sehat & pulih dari luka2nya“.

Dan Ucapan selamat jalan disampaikan juga oleh Michael Jordan, “Selamat jalan Evan, Semoga bahagia selalu dengan Tuhan“.