KABAR BAHAGIA JUSTIN DAN HAILEY

SERIGALAPOKER.com – Kabar Mengejutkan Datang dari Artis Kawakan asal Nevada , Justin Bieber dimana Terlihat ia Sedang Merencanakan untuk Menikahi Model Cantik , Hailey Baldwin. Kabar Bahagia Justin dan Hailey Pada Awalnya Ketika Justin Bieber dan Hailey Baldwin Berpacaran.

Tidak Berselang lama , Hanya Sekitaran Seminggu Merajut Tali Kasih Kini Keduanya Sudah Dikabarkan Telah Bertunangan. Lewat Akun Media Masing-masing , Baik Hailey Baldwin dan Justin Bieber sama sama telah mengklarifikasi atas Hubungan Rahasia Mereka.

KABAR BAHAGIA JUSTIN DAN HAILEY : Married Soon!

Beberapa saat yang lalu , di Akun Sosial Media Justin Bieber dan Hailey Baldwin Terposting Sebuah Foto mengejutkan Dimana Justin dan Hailey tengah Berciuman panas di sebuah Kolam. Tanpa Menaruh Sebuah Caption Justin Seolah Membiarkan Warganet untuk Turut Menebaknya.

Justin Hailey juga tampaknya tidak ingin Merasakan Waktu Pertunangan yang begitu lama , diungkap salah satu sumber yang tidak ingin diketahui namanya, Justin Mengkonfirmasikan bahwa Pernikahan Mereka akan Berlangsung Tahun Depan.

Baik segi acara maupun Partisipan undangan , Justin mengemukakan bahwa Acara pernikahan mereka akan dilangsungkan dengan kecil-kecilan dan Hanya Keluarga Serta Teman dekat yang akan mendapat undangan spesial itu.

Sementara itu , Shawn Mendez yang Dikabarkan Pernah Dekat Dengan Hailey Baldwin merasa sangat terkejut dengan pemberitaan Tersebut. Pasalnya Hailey sendiri tidak mengindikasikan adanya kedekatan dengan Justin Bieber.

Namun , Sejak Keluarnya pemberitaan Justin dan Hailey Shawn Mendez juga turut berbahagia atas kabar tersebut dan tidak pernah merasakan Kecewa ataupun cemburu. Shawn Sendiri Merasa Justin dan Hailey sangat cocok dan merupakan pasangan yang mengagumkan.

 

 

Prabowo Subianto: Indonesia Sedang Dalam Kondisi Kritis

Prabowo Subianto, Ketua Umum partai Gerindra berpendapat bahwa Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi yang kritis. Prabowo juga melihat banyak pihak yang punya uang merasa bisa mengatur dinamika politik.

Selasa, 19 Juni 2018 sekitar pukul 19.30 WIB, dalam video yang diunggah dalam akun Facebooknya @PrabowoSubianto mengatakan, “Saat ini adalah saat kritis, ada kekuatan-kekuatan yang punya uang bisa menentukan siapa yang akan menjadi bupati, walikota, gubenur bahkan menjadi Presiden Republik Indonesia yang akan datang”.

Prabowo Subianto mengatakan, Kedaulatan Indonesia sudah terancam oleh kaum yang memiliki uang lebih. Kekayaan bangsa Indonesia juga dikuasi oleh pihak yang banyak uang. Korupsi sudah ada dimana-mana. Pasal 33 UUD 1945 sudah diabaikan padahal dalam UUD tersebut sudah diatur soal penguasaan Sumber Daya Alam oleh negara demi kemakmuran rakyat.

Prabowo Subianto juga berbicara pada para kader dan para simpatisan dari partai Gerindra. Dirinya menginginkan semua para kader dan para simpatisan merapatkan barisan sehingga tidak dikalahkan oleh kekuatan lain yang memiliki uang banyak.

Prabowo mengakui bahwa tidak ada media massa yang bisa memberikan dukungan penuh terhadap partainya tapi untuk saat ini kami sudah memiliki telivisi sendiri dengan sumber-sumber yang terbatas.

Prabowo percaya dengan keteguhan hati mampu membuahkan hasil. Survei-survei dan evaluasi-evaluasi dari kelompok-kelompok independen yang dilakukan juga sudah menunjukkan hasil yang bagus untuk Gerindra.

Kim Jong Un Kembali Berkunjung ke China

Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara ini kembali melakukan kunjungan ke China. Kunjungan ini sudah ketiga kali dilakukannya dalam tahun ini. Kim bertemu dengan Presiden Xi Jinping dengan tujuan untuk membahas hasil pertemuannya dengan Presiden AS, Donald Trump.

Selasa, 19 Juni 2018 Berdasarkan laporan dari Reuters, Kim mengunjungi China pada hari ini. Dirinya dijadwalkan akan sampai pada hari Rabu, 20 Juni 2018.

Kunjungan Kim Jong Un ke China anya berselang seminggu saja setelah pertemuannya dengan Donald Trump di Singapura pada 12 Juni 2018 seminggu lalu.

Seperti yang dikabarkan, China merupakan mitra diplomatik dan perekonomian utama dari Korea Utara selama ini. Hanya saja China sempat merasakan berang atau sangat marah dengan uji coba yang dilakukan oleh Korea Utara. Uji coba yang dilakukan oleh China adalah Uji Coba Rudal yang dianggap sangap tidak pantas.

Tidak diketahui secara pasti rincian dari pertemuan mereka ini. Hanya saja pengamanan yang ada di Great Hall Of the People diketahui sudah sangat diperketat. Gedung tersebut memang sudah sangat seringa digunakan oleh Presiden China, Xi Jinping untuk melakukan penjamuan kepada kepala negara yang bertamu.

China sebelumnya dikabarkan sudah memberikan respon positif mengenai pertemuan antara Washington dan Pyongyang. China juga menawarkan bantuan terkait hal tersebut.

China juga sangat senang dengan ditangguhkannya latihan militer As – Korsel. Menurutnya dihentikannya uji coba Senjata Korut dan penundaan latihan militer As – Korsel merupakan hal yang sangat positif.

Golkar Minta Polisi Klarifikasi Kasus Dugaan Penistaan Agama Dari Sukmawati

Golkar meminta polisi segera mengklarifikasi dan menjelaskan secara terbuka tentang penghentian penyelidikan kasus penistaan agama terkait puisi berjudulkan “Ibu Indonesia” yang melibatkan Sukmawati Soekarnoputri.

Selain itu, Golkar juga meminta penjelasan dari polisi tentang pemberhentian kasus lain yang mendapat perhatian dari publik.

Kasus ini berawal saat Sukmawati membacakan puisinya yang berjudul “Ibu Indonesia” yang juga merupakan karyanya sendiri dalam ajang Indonesia Fashion Week 2018 di JCC. Tapi puisi yang kontennya menyinggung soal adzan dan cadar tersebut dianggap tidak pantas sehingga dipersoalkan dan berujung dengan laporan kepihak kepolisian.

Minggu, 17 Juni 2018 malam, saat dihubungi oleh salah satu media berita, Wasekjen Golkar, Sarmuji mengatakan, “Polisi sebaiknya harus menjelaskan secara transparan setiap penghentian kasus yang mendapat perhatian dari publik”.

Sarmuji berpendapat bahwa penjelasan secara transparan atau terbuka ini ditujukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegak hukum. Dirinya percaya jika dijelaskan secara terbuka maka publik bisa menerimanya

Sebelumnya polisi menyatakan penyelidikan terhadap kasus dugaan penistan agama yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri dengan judul “Ibu Indonesia” ini tidak ada unsur pidana jadi tidak perlu adannya penyelidikan yang lebih lanjut lagi.

Minggu, 17 Juni 2018 kemarin, Karo Penmas Divisi Humas, Polri Brigjen Mohammad Iqbal dalam keterangannya mengatakan, “Tidak ada ditemukannya perbuatan yang melawan hukum atau perbuatan pidana sehingga perkara dari kasus tersebut tidak dapat dinaikkan atau dilanjutin ketahap penyelidikan. Maka kasus tersebut diberikan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyelidikan)”.

Presiden Jokowi Gelar Open House Dihari Pertama Lebaran

Presiden Jokowi menggelar Open House dihari petama lebaran di Istana Bogor pada hari Jumat, 15 Juni 2018. Pada acara tersebut juga dihadiri bebrapa menteri kabinet kerja.

Pada moment open house ini juga dikabarkan sangat berlangsung hangat, meriah dan saling akrabnya antar kabinet kerja. Hal ini dapat dilihat dari moment saat Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR memeluk Ignasius Jonas selaku Menteri ESDM dari belakang.

Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hadiri

Dari halaman resmi Facebook dari Menteri ESDM, Ignasius Jonan, pihaknya yang telah mengupload foto tersebut. Dalam keterangan foto tersebut ditulis “Bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan para kabinet kerja lain pada acara Hala Bihalal di Istana Negara, Bogor, Jumat, 1 Syawal 1439H / 15 Juni 2018

Foto yang diunggah di halaman tersebut mendapat Respon Positif dari para netizen. Unggahan tersebut sampai saat ini sudah mencapai 621 komentar. Para netizen sangat senang melihat keakraban dan kekompakan para menteri kabinet kerja tersebut.

Dalam akun instagram milik Kementerian PUPR juga mengunggah foto tersebut. Diakun tersebut Basuki menuliskan, “Ramadhan telah berlalu, tapi kemesraan jangan. Mungkn begitu ya, sahabat”.

Foto tersebut diambil saat berada Presiden Jokowi menggelar Open House di Istana Negara, Bogor kemarin. Disana tampak terlihat moment kebersaman dan juga kehangatan antara pemimpin Kementerian, Instansi Pemerintah dan Lembaga sebagaimana yang ditunjukan oleh Bp. Basuki selaku Menteri PUPR dan Bp. Jonan selaku Menteri ESDM.

Semoga kekompakkan yang terjadi dan persahabatan ini bisa menjadi sebuah contoh baik, khususnya untuk seluruh ASN dan Umumnya juga untuk masyarakat agar bisa membangun bangsa ini menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Ace Hasan Syadzily Desak Kepolisian Untuk Mengklarifikasi SP3 Untuk Habib

Ace Hasan Syadzily, ketua DPP Golkar mendesak pihak kepolisian untuk segera menjea pernyataan Habib Rizieq Syihab yang menyatakan bahwa Habieb sudah menerima Surat Penghentian Penyidikan (SP3) dengan kasus obrolan yang menyebarkan konten berbau pornografi. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan tanda tanya dimasyarakat.

Jumat, 15 Juni 2018 malam saat dihubungi oleh salah satu media berita, Ace Hasan Syadzily mengatakan, “Saya kira pihak kepolisian harus mengklarifikasi soal pernyataan Habib Rizieq agar tidak menimbulkan tanda tanya didalam masyarakat”.

“Bagaimanapun kasus yang sudah menimpa Habib ini sudah menjadi pusat perhatian masyarakat jadi jangan biarkan kasus ini terus berlarut”.

Ace sendiri berpendapat bahwa apabila klaim yang sudah dilakukan Rizieq itu benar, harus ada penjelasan secara rinci dari pihak kepolisian. Ace berharap polisi bisa membeberkan fakta-fakta yang mendukung apabila memang Sp3 tersebut sudah diberikan kepada Habib.

Ace Hasan dengan tegas mengatakan jika polisi tidak memberikan SP3 ke Habib Rizieq, proses hukum dari kasus yang menimpa Habib harus ditindak lanjutin secepatnya.

Sebelumnya Habib Rizieq mengakui dirinya sudah menerima Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) tentang kasusnya. Dia menerima surat tersebut dari kuasa hukumnya.

Pernyataan tersebut disampaiikan oleh Rizieq melalui video yang disebarkan oleh Kapitra Ampera selaku pengecaranya dan didalam video tersebut Rizieq berbicara dengan didampingi oleh Istri dan Anak – anaknya.

Benjamim Netanyahu: Pertemuan Dengan Cholil Staquf Sangat Menyenangkan

Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri asal Israel ini baru saja melakukan pertemuan dengan Yahya Cholil Staquf selaku Katib Aam PBNU. Pertemuan tersebut dianggap Netanyahu merupakan pertemuan yang special dan dirinya mengaku sangat senang dengan pertemuan tersebut.

Jumat, 15 Juni 2018 melalui situs dari PM Isreal, BEnjamin Netanyahu mengatakan, “Israel adalah bangsa yang penuh dengan inovasi dan saya sangat senang dengan melihat banyak negara Arab dan banyak Negara Muslim yang semakin dekat dengan Israel”.

Kepada Staquf, Benjamin Netanyahu mengungkapkan alasan mengapa negara-negera Muslim saat ini mendekat ke Israel. Alasannya pertama adalah untuk keamanan yaitu karena perjuangannya bersama melawan ISIS dan Rezim Iran. Dan untuk alasan Kedua adalah Teknologi.

Netanyahu mengumumkan bahwa pertemuannya dengan Yahya Cholil Staquf adalah sebagai Sekretaris dari Jend Organisasi Islam Global, Nahdlatul Ulama.

Sebelum bertemu dengan Netanyahu, Yahya sendir sudah terlebih dulu menjadi seorang pembicara dalam Forum American Jewish Committee (AJC) Global Forum yang dihadiri oleh 2.400 orang.

Kunjungan Yahya Cholil Staquf  ke Israel kali ini sudah menjadi kontraversi semenjak awal rencana untuk berkunjung ke Isreal. Kritik dan kencaman yang datang bukan hanya datang dari dalam negeri saja melainkan dari dunia Internasional.

Pelestina melalui kementerian luar negeri sangat tidak setuju dan sangat mengutuk pertemuan yang dilakukan Yahya Cholil Staquf  ke Israel itu.

Arjen Robben Berlibur ke Indonesia

Arjen Robben dalam liburan menyambut idul fitri yang akan tiba dalam beberapa hari lagi melakukan kunjungan ke Indonesia dengan tujuan untuk liburan. Rabu, 13 Juni 2018, Dirinya bersama keluarga tiba di Labuan Bajo, NTT kemarin.

Pesepakbola asal Belanda ini dikabarkan akan melakukan Live On Board atau menetap dikapal dan akaan berkeliling Labuan Bajo.

Rabu, 13 Juni 2018 kemarin kepada salah satu media berita, GM Gapura Angkasa, I Wayan Jamrud mengatakan, “Arjen Robben bersama keluarga dan ketiga anaknya tiba sekitar pukul 12.45 dengan pesawat Garuda. Robben menggunakan Regular Flight dan tidak ada perlakukan khusus.

“Arjen Robben juga sangat ramah orangnya. Bukan hanya petugas yang berfoto tetapi para turis asing juga ikut berfoto dengannya”, tambahnya.

Jika menggunakan Live On Board maka akan menghabiskan waktu sekitar 4 hari 3 malam biasanya. Labuan Bajo sendiri memiliki tempat objek wisata yang banyak dan menarik. Dimulai Pulau Pudar tempat trekking sampai Pulau Komodo yang menjadi tempat tinggal Sang Naga Purba.

Dengan kunjungan yang dilakukan oleh Arjen Robben ke Labuan Bajo membuat pamor dari tempat wisata tersebut semakin meningkat. Sebelumnya pembalap Moto Gp, Valentino Rossi juga pernah berkunjung kesana pada tahun 2017.

Sebelumnya pada moment lebaran tahun lalu, mantan Presiden AS, Barack Obama juga pernah berlibur ke Indonesia. Tahun lalu presiden berkulit hitam tersebut mendarat di Bali pada Jumat, 23 Juni 2017 kemudian melanjutkan liburannya ke Yogyakarta pada Rabu, 28 Juni 2017.

KPU Tolak Eks Napi Sebagai Caleg

KPU (Komisi Pemilihan Umum) dikabarkan tetap akan menolak eks narapidana, baik itu eks mantan korupsi, kejahatan dan narkoba sebagai calen legislatif walaupun HAM dan Kementerian Hukum terus melakukan pendesakan terhadap KPU untuk mempertimbangkan ulang soal Peraturan KPU (PKPU).

Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Logistik KPU, Ubaid Tanthowi mengatakan, “Kami tetap akan pada pendirian awal kami bahwa semua mantan narapidana korupsi, bandar narkoba dan kejahatan seksual anak tetap akan dilarang untuk menjadi calon anggota DPR dan DPRD”.

Pramono menambahkan, “Kalau kita pelajari dari kasus sebelumnya yang selama ini muncul, misalkan kasus di KPK, hampir tidak ada kasus yang memiliki sifat administrasi. Semua kasusnya ada niat buruk dan jahatnya serta ada motifnya juga. Rata-rata seluruh tindak pidana korupsi ini hampir semuanya memang merupakan motif kejahatan”.

Penundaan yang dilakukan oleh kementerian hukum dan HAM dalam mengundang PKPUN ini dianggap KPU sebagai bentuk usaha untuk mencegah kebijakannya

KPU sendiri sudah menandatangani dan memberi nomor PKPU ini dimana hal ini merupakan langkah terakhir dari aksi mereka dan selanjutnya yang harus dilakukan yaitu pengundangan peraturan oleh pemerintahan dan berita negara.

Sedangkan untuk Kementerian Hukum dan HAM sendiri mengatakan PKPU sudah dikembalikan ke KPU agar disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan juga sudah sesuai dengan keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Kim Jong-un: Senang Bertemu Dengan Trump

Kim Jong-un, Pemimpin Korea Utara dan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat setelah berjabatan tangan menyampaikan kesan mereka masing-masing tentang pertemuan pertama mereka. Apa pendapat dari mereka masing-masing?

Selasa, 12 Juni 2018 berdasarkan dari berita CNN dan Reuters, baik itu Kim Jong-un maupun Donald Trump sama sama mengungkapkan optimisme mereka terhadap pertemuan pertama yang bersejarah ini. Saat ini mereka sedang mengadakan pertemuan dan berbicara empat mata di Singapura tepatnya di Hotel Capella, Pulau Sentosa.

Saat baru saja duduk berdua bersebelahan dengan Trump dan berbicara menggunakan bahasa Inggris, Kim Jong-un mengatakan, “Senang bertemu dengan Anda, Mr President”

Sebelum menggelar pertemuan antara Kim Jong-un dengan Donald Trump, mereka sempat memberikan keterangan singkat kepada media yang hadir untuk meliputi kegiatan yang akan mereka lakukan.

Kepada media wartawan saat duduk bersebelahan dengan Kim Jong-un disalah satu ruangan dihotel Capella dimana tempat tersebut merupakan tempat pertemuan mereka, Trump mengatakan,”Saya merasa sangat baik. kita akan menjalani diskusi yang hebat dan diharapkan dalam pertemuan ini akan membuahkan hasil yang luar biasa”.

Trumpa menambahkan, “Akan menjadi sebuah kehormatan untuk saya sendiri dan kedepannya diharapkan, kami akan menjalin sebuah hubungan yang baik nantinya. Mengenai hal tersebut, Saya tidak memiliki keraguan lagi mengenai hal ini.”

Sedangkan Kim Jong-un sendiri menyatakan “untuk melakukan pertemuan yang bersejarah ini tidaklah semudah yang dipikirkan. Pertemuan ini selalu diwarnai sejumlah hambatan tapi kami sanggup mengatasi ini semuanya dan akhirnya kami bisa tiba di sini”.

Saat mereka duduk bersebelahan dengan Donald Trump, Kim Jong-un selalu menebar senyum sedangkan Trump sendiri tampak tidak tersenyum dan selalu menunjukan wajah yang selalu serius. Pertemuan ini merupakan pertemuan pertama antara Presiden Amerika Serikat dengan Pemimpin Korea Utara dalam sejarah.